Sanam Teri Kasam (2016)

Pemain : Mawra Hocane, Harshvardhan Rane, Vijay Raaz, Manish Chaudhary
Sutradara : Radhika Rao & Vinay Sapru
Genre : Romance
Produser : Deepak Mukut
Rilis : 5 Februari 2016

Saraswati Parthasarthy atau biasa disapa Saru ( Mawra Hocane)  oleh orang tuanya merupakan perempuan berpenampilan biasa, berkacamata dan suka membaca buku sehingga sering dianggap kolot. Dia berusaha dicarikan jodoh oleh ayahnya dengan lelaki yang tidak sembarangan. Ayahnya, Jayram Pasrtasarthy ( Manish Chaudhary ) memiliki watak keras dan menjunjung adat istiadat. Baginya, pantang menikahkan Kavery anak bungsunya sebelum Saru menikah lebih dulu.

Di suatu pagi, Jayram menerima telepon dari seseorang yang akan memperkenalkan anaknya untuk dijodohkan dengan Saru, sayangnya kunjungan tersebut dibatalkan. Dia meminta istrinya untuk menyiapkan bekal makan siang Saru dan dirinya. Padahal dia sudah memutuskan cuti. Baginya, setelah gagalnya kunjungan tersebut tak ada lagi istilah cuti.

Sementara dipihak lain, Kavery mengomel pada ibu dan kakak perempuannya kenapa sampai keluarga si lelaki membatalkan. Kavery sempat marah pada Saru dan mengungkapkan kata-kata yang membuat Saru terpojok.  Saru pun berangkat ke Perpustakaan bersama Ayahnya, di saat hendak menaiki lift, justru liftnya tertahan sehingga mereka memutuskan untuk menurunin tangga.

Ternyata di lantai bawah apartemen, ada adegan Inder Parihar ( Harshvardhan Rane ), tetangga satu gedung apartemen Saru sedang bercumbu mesra di depan pintu apartemennya yang bikin Jayram marah dan kesal. Namun tidak halnya dengan Inder, saat Saru berlalu dihadapannya saat itulah Inder jatuh cinta pada pandangan pertama.

Hingga permasalahan muncul saat Kavery bertengkar dengan pacarnya hingga memohon agar jangan diputus yang diketahui Saru hingga membuatnya tertekan. Saru berusaha menemui Inder di suatu pagi buta, untuk meminta Inder membuatkan janji dengan pacarnya yang datang setiap Senin guna merubah penampilannya.

Saat Saru menemui Inder, rupanya Ruby Malhotra datang ke apartemen dalam keadaan mabuk dan memegang sebuah botol. Ruby yang melihat keberadaan Saru jadi salah paham dan mengira Inder sedang bercumbu dengan Saru. Puncaknya sebelum pergi karena diusir oleh Inder, Ruby melemparkan botol yang dipegangnya kea rah saru, namun Inder berusaha menlindungi sehingga punggungnya terluka terkena pecahan beling.

Inder pergi  menuju apotik dan menyuruh Saru pulang, sehingga hal itu diketahui penjaga apartemen. Dari sini pula kesalahpaham terjadi, penjaga apartemen mengadu pada Jayram. Jayram bersama pemuka agama setempat menuju kamar Inder dan terkejut melihat Inder dan Saru bersama di atas ranjang. Jayram marah besar dan mengambil keputusan yang terburu-buru dengan menelepon istrinya untuk mempersiapkan ritual kematian Saru.

Usai dianggap mati dan tak diakui anak, Saru tinggal di sebuah rumah kontrakan yang dicarikan Inder. Kedekatan keduanya dimulai sebagai teman. Inder berusaha membantu segala keperluan Saru, termasuk merubah penampilan Saru pada seorang raja penata rias,  Musthakeen Bhai  ( Vijay Raaz )hingga perihal jodoh yang sesuai kriteria ayahnya. Lelaki bertitle IIT IIM, Brahmana dan bermagra Sashtri.

Berkat penampilan barunya, lelaki bernama Abhimanyu yang selama ini disukai Saru diam-diam jadi jatuh hati dan mengajaknya menikah. Sampai di sini Inder selalu membantu dan mendampingi Saru. Menemaninya memilih kain sari untuk pernikahan Saru dan Abhimanyu. Namun di saat Saru menunggu Abhimanyu di kantor penghulu dia tidak datang. Saru ditemani Inder pergi mencari tahu ke rumah Abhimanyu dan ternyata orang tuanya tidak setuju dengan pernikahan tersebut.

Saru sedih, menangis dan hatinya hancur lalu pergi menuju hotel yang sudah dipesan untuk berbulan madu. Lantas apa yang terjadi? Tonton saja ya filmnya. Akibat setelah kejadian di hotel, Inder merasa cemburu dan balik ke apartemennya. Ibu Saru datang menemui hendak meminta tolong untuk menyerahkan undangan pernikahan Kavery pada Saru.

Tadinya Inder hendak menolak, namun akhirnya bersedia membantu memberikan pada Saru. Di saat itulah dia tak bisa menemukan Saru, Inder panic sampai akhirnya berhasil menemukan di sebuah hutan belantara di daerah pinggiran gunung. Apa yang terjadi? Saru pingsan dan hidungnya keluar darah. Inder membawanya ke rumah sakit setelah melihat tanda kartu pengenal rumah sakit yang mengalung di leher.

Inder terkejut saat tahu Saru menderita tumor di otaknya dan tak mungkin lagi untuk dioperasi atau kemotrapi. Bagaimana kisah akhir dari film ini? Yang jelas bakal bikin termehek-mehek larut dalam ceritanya.

Meskipun alur ceritanya flash back, namun tetap asyik ditonton dan bikin penasaran. Sanam teri Kasam mengusung kisah cerita cinta yang kental akan budaya dan adat istiadat di India. Sama sepertihalnya sebagian di masyarakat kita, konon seorang kakak pamali dilangkahi dalam urusan pernikahan.  Serta berpengaruhnya sebuah kutukan, seperti sikap Jayram yang menganggap Saru sudah mati padahal masih hidup. Bagi kepercayaan orang India, perkataan orang tua memiliki dua makna, antara doa dan kutukan.

Sepanjang cerita emosi saya serasa diaduk-aduk dengan akting keduanya. Chemistry-nya dapat banget, padahal film ini termasuk debut pertama keduanya di kancah film Bollywood. Mawra Hocane yang merupakan aktris asal Pakistan pertama kalinya berani beradegan ciuman di layar kaca. Karena di negara asalnya, tidak diperbolehkan adanya adegan ciuman.  Sementara bagi Harshvardan, yang merupakan actor Telugu, film ini jadi pembuktian aktingnya.

Sempat excited saat penampilan Saru dirubah, makin kelihatan cantik khas perempuan Pakistan. Ya iyalah, wong dia juga profesinya sebagai model sebelum terjun menjadi aktris. Langsing dan berkulit putih, sementara Harshvardhan Rane bergaya cool, badannya sixpack dan bertato dan tatapan ekspresinya dalam boo hahaha.

Film ini selain ditunjang oleh aktris dan actor-nya yang kece, juga soundtrack lagunya asyik, memperkuat kesan dramatis ceritanya. Bahkan saya ikut berdendang walaupun pengucapannya belepotan hahhaa. Bisa dibilang ini Film India kedua yang tak pernah bosen ditonton dan selalu bikin termehek-mehek setelah film Kuch Kuch Hota Hai.

Sayangnya, untuk lokasi syuting tak banyak mempertontonkan keindahan alam India. Justru malah memberikan kesan India kumuh, seperti lokasi yang dipilih saat Saru menonton acara pernikahan Kavery lewat layar TV yang sudah dipersiapkan oleh Inder. Atau kondisi ruangan apartemen Inder sendiri yang berantakan, tapi ini emang mengesankan keadaan rumah lelaki yang berandalan dan dianggap penjahat karena pernah di penjara. Namun tak mengurangi esensi jalan ceritanya sih. Justru saya penasaran dengan hotel yang dekat dengan laut, kalau di film bagian scene di laut seperti di skip, sementara di video klip soundtrack ada dan cakep gitu pantainya.

Ih, kok suka sih film dan lagu India? Lha dari kecil saya suka nonton film India yang dibintangi SRK dan lawan mainnya. Gak seperti kebanyakan emak-emak yang menggilai drama korea. Sebenarnya menonton Film India gak ada ruginya kok, palingan yang ada gengsi, hayo ngaku? Apa pasal, saya jadi tahu kebudayaan negara India yang beragam. Banyaknya festival-festival yang diperingati serta tata cara budaya mereka saat pernikahan. Belum lagi tentang sejarah negara india itu sendiri. So, film ini layak masuk daftar tontonan bagi kalian pecinta film Bollywood atau negara India. Oh iya, jangan lupa siapin kotak tisu kalau mau nonton yak ahahaha...

Selamat Menonton...

Sumber reverensi: https://www.aurabiru.com/2017/11/review-film-sanam-teri-kasam-demi-sumpah-janjimu-sayang.html

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.