Leap Year


Film bergenre romantis ini nggak ngebosenin. Alurnya mudah, nggak bikin bingung. Intinya adalah, apa yang akan kamu ambil saat kamu hanya memiliki waktu 60 detik ??? well … confused, ada laptop, hape, charger kkkkk dompet, motor dll. Tapi itu nggak akan terjadi jika kamu benar-benar mengalami kejadian “hanya punya waktu 60 detik”

Maksudnya bukan mati, tapi saat akan menyelamatkan diri dan masih punya waktu 60 detik untuk ‘mengambil’ sesuatu, apa yang akan kamu ambil ? Ini nggak mudah, tapi nggak sesulit yang dibayangkan. Coba pikirkan hal apa yang paling berharga? Oke ini banyak, rata-rata semua berharga. Lalu kita ubah pertanyaannya, hal apa yang benar-benar kamu butuhkan ? well butuh disini artinya benar-benar butuh. Dan itu nggak harus sebuah benda.

My answer is …. Family. I can’t life without my parent, I can’t life without my brother. Dulu waktu aku belum punya laptop, aku bisa hidup. Belum punya motor, aku masih bisa jalan kaki. Belum punya hape, aku lebih waras dari sekarang kkkkkk. Dulu waktu aku belum punya orang tua, aku bukan apa-apa. Karena orang tua aku menjadi ada. Dan ini alasan yang nggak terbantahkan.

Back to the movie. Anna (pemeran utama wanita) mengejar sang pacar yang sedang bertugas ke Irlandia tepatnya di Dublin hanya untuk melamarnya tepat pada tanggal 29 Februari  pada tahun kabisat. Inilah kenapa diberi judul leap year. Itu sebuah mitos, jika sang wanita melamar sang pacar pada tanggal 29 Februari pada tahun kabisat maka pernikahan mereka akan bertahan selama-lamanya. Mungkin kalian juga berpikir bahwa itu konyol, anna juga berpikir seperti itu pada awalnya. Tapi tidak saat sang pacar yang dikiranya akan segera melamarnya dan ternyata tidak jadi. Sad …..

Anna seorang penata aparteman dan sang kekasih yang katanya ahli bedah jantung tapi kenapa ikut ngambil proyek aparteman ??? confused. Anna nekad terbang dari Boston ke Dublin untuk menyusul pacarnya. Sepertinya mudah, tapi nggak akan ada ceritanya jika anna sampai dengan selamat dan langsung melamar pacarnya. Berbagai kesialan menghampirinya, mulai dari pesawat yang terpaksa mendarat darurat di wales karena badai. Kapal yang dia sewa untuk mengatasi penutupan bandara di Dublin malah membawanya ke sebuah pedesaan dipinggiran Irlandia. Saya lupa namanya kkkkkk

Sampailah dia disebuah bar atau tepatnya restaurant tua dengan pengunjung yang mayoritas orang jompo. Berniat untuk mencari taksi, di akhirnya dia bertemu dengan Declan siie pemilik bar yang tampan kkkkk. Dia yang main di film chasing liberty. . Love this movie ^^ Tapi lebih suka potongan rambutnya yang rapi dan nggak brewokan.

Declan bersedia mengantarnya dengan bayaran 500 euro (nggak tau kalo dirupiahin jadinya berapa -__-v) Rincihannya 500 euro untuk taksi + 100 euro untuk menginap dan merusak perabotan dikamar Declan. Anna mau ngecharge hapenya tapi malah memadamkan listrik seluruh desa hahahaha.

Dan perjalanan ke Dublin pun nggak akan mulus. Mobil Declan tiba-tiba mundur dan masuk keparit. Anna yang meminta tummpangan mobil di pinggir jalan tapi malah ketemu anak berandalan yang bawa lari kopernya. Lalu Ketinggalan kereta dan terpaksa menginap dirumah sang penjaga stasiun yang nggak ngebolehin sepasang kekasih menginap dirumahnya tanpa ada status sudah menikah. Jadi terpaksalah mereka menjadi sepasang suami istri dadakan. Dari sini cinta mulai muncul, anna mulai nyaman dengan Declan yang cowok baik-baik.

Perjalanan dilanjutkan, karena hari minggu jadi nggak ada kereta yang akan datang. Terpaksalah mereka jalan kaki lagi menuju pemberhentian bus terdekat. Tapi sebelum itu mereka terdampar disebuah pernikahan rakyat irlandia. Dari sini terkuak kalau Declan punya pengalaman buruk tentang pernikahan. Tunangannya pergi bersama sahabatnya ke Dublin sambil membawa cincin warisan ibunya. Disinilah Declan menjawab ‘apa yang akan kamu bawa jika kamu hanya punya waktu 60 detik ?’Jawabannya adalah cincin itu. Sementara Anna terlihat senang saat dia menari tarian tradisional Irlandia. Tapi kesenangannya hilang saat sepatunya melayang dan mengenai kepala mempelai wanita. Nggak hanya itu, anna juga menumpahkan wine ke gaun mempelai wanita. Lengkaplah sudah, sepertinya kesialan nggak mau pergi dari annna.

Anna mabuk mabukan di pinggir pantai dan memuntahi Declan saat dia akan menciumnya. Pagi harinya di hatle bus. Anna masih tidur dipangkuan Declan. Lalu dia bangun, menyelimuti Declan dengan mantelnya dan berjalan sambil menarik kopernya. Declan terbangun dan tak menemukan anna, sementara terlihat bus yang baru saja berangkat. Declan lemas menyangka anna pergi tanpa berpamitan atau membayarnya ??? kkk sekarang jadi 675 euro karena anna memuntahi sepatunya jadi ditambah 67 euro hahaha.

Tapi tanpa disangka, anna keluar dari sebuah coffee shop sambil membawa 2 gelas kopi untuk Declan. Mereka pun tersenyum dan menunggu bus selanjutnya. Yah hampir tiba saat perpisahan. Anna sampai di hotel Jeremy (pacarnya) untuk mengambil uang dari mesin atm. Tapi Declan ternyata tak mau menerimanya. Padahal dia terlilit hutang 1000 euro dan hanya punya waktu sepuluh hari untuk melunasinya, atau kalau tidak dia akan kehilangan barnya.

Declan tetap menjawab tidak, dan mereka menucapkan selamat tinggal. Disini terlihat jelas kalau mereka nggak ingin berpisah setelah perjalanan 3 hari yang penuh kenangan. Tapi saat Declan berbalik dan menghampiri Anna, Jeremy muncul. Apa yang terjadi ??? Jeremy melamar anna !!!! tepat di tanggal 29 Februari tahun kabisat ! Seharusnya Anna senang kan? Tapi ekspresinya berbeda, dia sempat melirik kearah Declan yang ternyata sudah tidak ada. Akhirnya diapun menerima lamaran Jeremy.

Dimana Declan ? Dia terlihat patah hati setelah melihat anna dilamar oleh kekasihnya. Dia lalu menelpon mantan tunangannya, menemuinya di sebuah bar dan meminta cincin itu kembali. Dan setelah itu ? Semua kembali ke kehidupan masing-masing. Declan sibuk mengumpulkan uang untuk melunasi hutangnya sementara Anna yang sudah kembali ke boston, mengadakan pesta atas kemenangannya atas proyek aparteman yang ditangani bersama Jeremy. Pada saat pesta Jeremy bercerita bahwa dia melamar anna karena pimpinan proyek itu menanyakan apakah mereka sudah menikah? Itu akan lebih baik jika mereka menikah, Jika mereka menikah proyek itu ada ditangan mereka tapi jika tidak, lupakan. Jadi Jeremy menjawab bahwa mereka akan segera menikah dan akhirnya melamar anna. Agak kejam ya …. Tapi anna nggak langsung ngamuk tuh. Dia malah berpikir, apa yang terjadi beberapa hari ini. Dia mendapatkan proyek yang dia idam-idamkan dan akhirnya Jeremy melamarnya. Kelihatan sangat sempurna, tapi apa itu yang benar-benar dia butuhkan ?

Anna melihat ke arah alarm kebakaran. Terlintas suatu ide untuk menguji dirinya sendiri. Alarm berbunyi dan semua tamu pesta berhamburan keluar. Sementara Jeremy sibuk memilih barang apa yang akan dia bawa, seperti hp, laptop, ipad, dll. Anna malah berdiri terpaku dan baru menyadari bahwa apa yang dia butuhkan nggak ada disini.

Cerita beralih ke sebuah restaurant yang ramai. Seorang pelayan membawa sebuah pai dan berkata ke bosnya bahwa ada pelanggan yang mengeluh ayamnya terlalu kering (apa hubungannya pai sama ayam?). Siie bos yang tak lain adalah Declan agak tersinggung karena Pai buatannya lezat. Dia mencari diantara para pelanggan (agak nggak sopan nih sie Declan) seperti ini “Baik, siapa yang berkata bahwa paiku tidak enak ? apa kau? Kau?” nggak ada yang mengaku. Tapi seorang gadis berambut pirang berdiri. “It’s me” deng deng deng …. Itu Anna !

Dia berkata bahwa dia baru menyadarai apa yang benar-benar dia butuhkan ada disini. Akhirnya anna yang melamar Declan duluan kkkkkkk di depan semua orang!  bener-bener nih anna urat malunya kemana ya?

Declan hanya tersenyum tanpa menjawab  apapun, dia berbalik kesebuah kamar dan terdengar suara pintu ditutup. Anna merasa ini adalah penolakan ala Irlandia hahahaha. Dia berlari sambil menangis menuju ke tebing (mau bunuh diri neng?) Dan ternyata enggak. Dia hanya meratapi nasib sampai Declan menyapanya.

“Kenapa kau pergi ?”

“Karena kau menolakku.” Kata anna sambil masih mengusap air matanya.

“Aku tidak menolakmu, aku hanya pergi sebentar. Mengambil sesuatu.”

“Itu bukan saat yang tepat untuk mengambil sesuatu.”

Tapi Declan mengeluarkan cincinnya (cincin warisan dari Ibunya) dan….Declan melamar Anna !!!! klise, udah ketebak.

Mereka menikah dan bulan madu tanpa tujuan dengan menggunakan mobil butut Declan yang dipasangi kaleng-kaleng dibagian belakang. Hahahaha nice ^^

THE END

Ceritanya standart, nggak begitu special. Dan aku merasa acting Matthew Goode kurang kuat untuk karakternya. Sorry……lo ganteng tapi gue harus ngomong jujur kkkk *PLAAAKKK

Alur udah bisa ketebak, tapi cukup terhiburlah lihat tingkah Amy Adams as Anna yang selalu dapet sial. Apa lagi tingkah Declan yang selalu peduli pada ‘Louis’ koper anna xD

Untuk angka 1-10, aku kasih 7 deh. Selamat menonton ^^

Disadur dari>> https://dinniapriliani.wordpress.com/2012/05/24/sinopsis-leap-year/


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.