The Mist (2007)
The Mist, film ini menceritakan tentang sebuah bencana Kabut yang menimpa kota di mana David Drayton dan keluarganya tinggal. Awal mula bencana beraeal dari badai yang merusak sebagian rumah Drayton. Setelah badai reda Drayton membawa anaknya Billy beserta tetangganya Brent Norton ke Supermarket. Di Supermarket ini latar utama dari film ini. Badai kabut mulai menyelimuti dan menutupi kota. Namun yang tak biasa di dalam kabut tersebut banyak terdapat makhluk-makhluk aneh berupa Tentacle, Laba-Laba, dan Kalajengkin hasil penelitian Militer yang membunuh serta mengoyak-ngoyak tubuh warga kota.
Karakter-karakter di film ini amat sangat kuat perannya sehingga membuat ketegangan dan emosional penontonnya. Dari Norton si Pengacara yang keras kepala, Mrs. Carmody yang membuat orang-orang yang terkurung di dalam supermarket semakin merasa ketakutan dengan khotbah-khotbahnya yang sebagian memyesatkan. Dan tentunya Drayton yanga berambisi keluar dari supermarket dan mencari tahu apa yang sebenarya terjadi di luar sana.
Konflik dan ketegangan semakin memuncak dengan semakin banyaknya korban-korban yang mati terbunuh disebabkan makhluk berupa serangga tersebut. Namun setelah Ollie Weeks menembak mati Mrs. Carmody, Drayton pun nekat keluar dari supermarket tersebut bersama Billy dan Amanda Dumfries yang selalu menjaga Billy selama di supermarket beserta orang-orang yang pro terhadap Drayton.
Namun naas, mereka-mereka tewas dikoyak oleh serangga mematikan ketika akan memasuki mobil yang dikemudikan oleh Drayton hanya sepasang kakek nenek dan Amanda serta Drayton bersama anaknya. Sayang sekali setelah bersusah payah keluar dari supermarket untuk mengungkap misteri bencana kota itu, mobil yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar. Hanya termenung di dalam mobil tanpa bisa berpikir usaha apa lagi yang mereka bisa lakukan.
Karena putus asa dan anpa ada percakapan, entah dari kepala siapa ide gila itu muncul dan mereka semua sepakat. Ya, ending yang tak terpikirkan dari kita semua yang menonton film ini. Pistol yang diambil Drayton ketika akan mengendarai mobilnya dari supermarket hanya menyisakan 4 butir peluru yang ditembakkan ke 5 orang yang ada di dalam mobil kecuali Drayton sendiri.
Daarr...daarr...darrr...darrr
Empat peluru seketika menewaskan sepasang kakek-nenek, Amanda serta Billy anaknya sendiri. Sekitar 10 detik setelah Drayton menembakkan pistolnya, ia keluar dari mobilnya lalu hendak membunuh dirinya sendiri dengan menantang serangga itu untuk membunuh dirinya. Namun serangga itu tak lagi muncul, hanya tentara pembasmi makhluk serangga yang lewat dengan tank bajanya beserta mobil yang mengevakusi warga kota yang lewat di hadapannya. Dengan penuh penyesalan Drayton menangis karena melakukan hal yang sia-sia.
Cerita film ini sangat mengejutkan. Karena saya pribadi sebetulnya menantikan endingnya dengan keinginan Drayton membongkar di balik kemunculan kabut asap dan makhluk serangga yang menyerang warga kota. Namun yang didapat ending yang unbeliveable. So far so good, dua jempol buat film ini yang berani menyajikan klimaks film yang berbeda yang tidak kalah bagusnya dengan novelnya.

Tidak ada komentar: